PUISI: Senjata Negeri
Pada genggam tangan yang berdarah, segenap rasa sakit tak
pernah dihirau, sebab di tangan mereka ada segenap pengharapan yang Negeri
ini titipkan, adalah Kemerdekaan
“SENJATA NEGERI”
I
Di atas Bumi yang hidup
Sebilah darinya bertahap tumbuh
Melewati sepenuh kecacatan, perjalanan
Itulah Indonesia
II
Di Negeri yang kering, dahulu
Anak-anak dilahirkan sebagai buah harap
Yang dituntut, terus dituntut, untuk menjelma seorang
pejuang
Meskipun mereka masih ingusan
III
Di tubuh Negeri yang lemah, dahulu
Anak-anak menjelma senjata
Yang kuat
Di negeri ini
Anak-anak tidak lari
Mereka berkelana, tunggang langgang menyelamatkan segenap
kebebasan
Dari kerasnya sepatu baja dan popor senjata
IV
Anak-anak negeri rubah segala mustahil
Di tangannya, bambu rapuh menjelma kuat
Tukas lunak menjelma tulang, yang keras-yang tajam
tak kenal kalah dengan besi pun bedil
Bambu Runcing
Adalah saksi bisu, betapa juang anak-anak negeri
Dengan penuh-seluruh, mencabik-cabik ketidak adilan
kebiadaban
V
Pada persimpangan petang menuju malam
Anak-anak tak pernah pulang
Mereka menyerahkan segenap jiwa pun raga
Dari pagi hingga kembali pagi
Dalam benak tidak ada niat menyerah
Sebab, Di genggam tangan yang berdarah
Nasib negeri telah dititipkan
Bumiayu – 2019
Komentar